Hidup

Hidup itu hanya tentang siap atau tidak . Siap menerima , siap menyadari kesalahan , siap menjalani sesuatu yg disukai maupun tidak disukai .
Semuanya sudah digariskan , semuanya sudah ada yang mengatur . Jangan pernah berkata tidak kalo belum memulai apapun , segalanya bisa berubah di luar pemikiran kita . Kemungkinan terburuk pun bisa menjadi hasil memuaskan bila memang yg diatas mengijinkan .
Tidak usah ragu terhadap apapun , jgn pernah bersandar selain pada Dia Yang Maha Memberi Hidup . karna dari-Nya semua berasal , dan dari-Nya pula semua yg ada di dunia digariskan .

image

semangat dalam lelahku

Jika masalah adalah ujianmu , jadikan doa sebagai penolong dan baktimu kepada orang tua sebagai pembuka jalan .

Kita memang tidak bisa memilih untuk lahir dari siapa , tapi kita selalu diberi pilihan untuk merubah nasib ataukah hanya akan meratapi nasib . (kembali pada diri kata sendiri)

Aku memang miskin , tapi aku tidak bodoh !
Aku punya ilmu dan kemampuan untuk merubah kemiskinanku akan dunia ini .

Kita pasti pernah merasakannya hidup dalam keterbatasan , merelakan sebuah impian karena keadaan , ataupun mencoba ternsenyum padahal dalam hati kecewa .
Taukah kita apa arti di balik semua itu ?
*)Hidup dalam keterbatasan mengajarkan kita untuk berusaha lebih keras dari biasanya dan melatih kesabaran dan berayukur terhadap apa yang sudah diberi tuhan .
*)merelakan sebuah impian karena keadaan yang memungkinkan mengajarkan kita untuk mengerti bahwa tuhan lebih mengerti apa yang kita butuhkan daripada apa yang kita inginkan , tapi kita selalu punya 1000 jalan lain untuk meraih sesuatu yang lebih dari itu .
*)mencoba tersenyum saat hatimu kecewa , itu sebenarnya bukan membohongi diri sendiri tapi kamu mengerti kamu tidak ingin membuat orang merasa kasihan terhadapmu , kamu tidak ingin membuat orang sekitarmu banyak memikirkanmu .
Karna kamu selalu yakin kamu kuat , kamu bisa , dan kamu yakin kamu bisa melalui semua ini dengan caramu .
Masalah diciptakan bukan untuk menghambatmu tapi masalah ada untuk menjadikanmu sosok yang lebih kuat dari hari sebelumnya dan sebelumnya .
Terima Kasih Ya Allah untuk Semuanya 🙂 .

Terkadang kita tidak pernah mau mengerti tentang alasan kenapa kita ditinggalkan , tapi perlahan demi perlahan saat kita terbiasa sendiri kita menyadari bahwa itu adalah cara tuhan menjadikan kita menjadi pribadi yang lebih kuat dan lebih baik . # terima kasih masa lalu 😀

Dulunya pas masih bareng bareng kangen itu hal manis yang bikin aku senyum senyum , tp pas udah putus jangankan kangen , ngeliat foto kamu aja udah bikin nangis :p
*true story

Pelajaran hari ini .

Bersikaplah yang baik dan junjung tinggi sebuah kejujuran .
Karena meskipun kejujuran tidak membuatmu banyak harta tapi di kejujuran lah letak kekayaan hatimu akan banyak dihargai orang lain kapanpun dan dimana pun .

Bersabar itu memang membosankan , hidup dengan keterbatasan memang kurang mengenakkan , tapi tahukah kamu ?
Kesabaran seseorang itu berperan besar dalam usaha seseorang karena tanpa kesabaran orang akan mudah menyerah saat kita sedang diuji .

Percaya
Percaya itu seperti berangan – angan , membicarakan tentang apa yang belum terjadi , meyakini sesuatu yang belum kamu lihat sendiri .
Tapi kenapa banyak orang yang memegang sebuah kepercayaan ? Karena tanpa sebuah kepercayaan sebuah perjuangan akan terhenti di tengah jalan karena niat yang belum mantap .

Dulunya saat bicara tentang sebuah mimpi , bicara tentang angan angan aku sangat antusias . sangat senang , begitu tertarik hingga aku punya mimpi besar dalam hidupku .
Tapi suatu ketika satu dari jutaan mimpi besarku dihancurkan , dan itu membuat aku sangat kecewa .
Dulunya aku hanya meratapi , aku tangisi sebuah kegagalanku , aku hampir menyerah dengan situasi menghimpit seperti ini .
Hingga pada akhirnya aku memulai membangun diriku yang baru , aku menjadi pribadi yang berbeda , tidak terlalu antusias terhadap sebuah angan angan , tidak begitu memikirkan tentang sebuah mimpi besar . entah kenapa , saat bicara tentang impian itu sangat menyakitkan .
Di diriku sekarang aku punya pandangan lain tentang sebuah impian . karena pernah dikecewakan oleh impian , sakit saat menerima kenyataan pahit sekarang aku mengerti sebelum mempunyai mimpi besar , sebelum berharap terlalu tinggi aku lupa akan satu hal dan baru aku sadar . ada satu hal kecil yang harus aku rubah yaitu diriku sendiri .

Awalnya bekerja itu susah , berat , dan akhirnya setelah bisa dan mahir semuanya menjadi nikmat .
Saat menganggur kebebasan serasa milik kita . hidup bebas , nongkrong sana sini , berkumpul sesama teman yang tidak bekerja , begadang . semuanya terasa menyenangkan
Tapi setelah uang tidak ada , keadaan makin menghimpit , dan umur semakin tua akhirnya seorang yang enggan bekerja hanya bisa meratapi nasib .

Harga diri seorang lelaki adalah bekerja .

Lebih baik menjadi kepala seekor semut daripada menjadi ekor singa .
Maksudnya : lebih baik mencoba menjadi pengusaha daripada menjadi seorang pegawai .
Karena meski sekecil apapun usaha yang kita dirikan paling tidak disitulah kita yang memimpin usaha tersebut .
Sementara menjadi pegawai , sebesar besarnya perusahaan tempat kita bekerja disitu kita hanya menjadi pegawai dan disuruh orang :p .
Maka dari itu mulai dari sekarang terapkan keberanian untuk menjadi seorang wirausaha . karena kita tidak mungkin kan menjadi pegawai selamanya , kita harus berani membuka sebuah usaha mandiri , meski dengan awal yang kecil .
Setidaknya disitu lah kita belajar bertanggung jawab , belajar menjadi seorang pemimpin dan belajar mengatur strategi untuk usaha kita . selamat mencoba !

image

Ya keluarga 🙂
Keluarga adalah satu – satunya tempat yang memberimu banyak pelajaran .
Disitulah tempatmu berkumpul dengan seorang ayah , ibu , adik , kakak , dan anggota keluarga lainnya .
Mereka semua lah orang orang terpenting yang membawamu menjadi yang sekarang .
Ayah
Seseorang yang bertanggung jawab atas kelangsungan hidupmu dan keluargamu .
Yang rela merasakan panas , yang iklhas menahan dinginnya hujan untuk mencukupi keluarga dan kebutuhan anak anaknya .

Ibu
Ibu adalah surgamu , ibu adalah wanita hebat yang membesarkan aku , kakak-kakakku , adikku dan sekarang ditambah 1 cucu yang rewel . hehe
tapi ibu dengan rasa sabar dan penuh kasih sayang membesarkan kami dengan tulus dan penuh cinta . awesome banget 😀
Kakak
Orang orang yang memberimu pengalaman , orang orang yang mengajarimu belajar saat masih kecil , dan seseorang yang selalu memarahimu saat berbuat salah .
Adik
Sebagai seseorang yang punya adik juga aku harus bisa menunjukkan sikap yang baik juga sama halnya seperti apa yang diajarkan senior seniorku :p .
Itulah bagian bagian keluarga yang aku punya , lengkap pastinya dan itulah yang harusnya saya syukuri karena punya tempat yang lengkap untuk beristirahat , untuk berbagi , bercanda , dan merasakan kasih sayang .
Kebahagian dalam sebuah keluarga bukan diukur dari banyaknya uang , mewahnya sebuah rumah atau betapa banyaknya fasilitas mewah yang diberikan kepada kami . bukan itu yang membuat saya senang dalam sebuah keluarga .
Menurutku kebahagian itu sederhana . makan bersama keluarga , melihat semuanya sehat , berkumpul dalam suasana kekeluargaan yang sangat hangat saja itu sudah membuat aku merasa nyaman .
Banyak yang aku dapat dari sebuah keluarga , dan aku bersyukur masih diberi keluarga yang lengkap hingga saat ini .
Terima kasih Ya Allah , Terima kasih keluargaku . 🙂

Steven Gerrard

image

Informasi pribadi
Nama lengkap Steven George Gerrard
Tanggal lahir 30 Mei 1980 (umur 34)
Tempat lahir Whiston, Merseyside , Inggris
Tinggi 1,83 m (6 ft 0 in) [1]
Posisi bermain Gelandang
Informasi klub
Klub saat ini Liverpool
Nomor 8
Karier junior
1987–1998 Liverpool
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1998– Liverpool 483 (113)
Tim nasional
1999–2000 Inggris U-21 4 (1)
2000–2014 Inggris 114 (21)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung
dari liga domestik dan akurat per 13:30, 19 Oktober
2014 (UTC).
Steven George Gerrard MBE (lahir di Whiston , Inggris ,
30 Mei 1980; umur 34 tahun) adalah seorang pemain
sepak bola asal Inggris . Dia telah memainkan sebagian
besar kariernya di posisi pusat lini tengah, tetapi ia
juga pernah diposisikan sebagai second striker,
gelandang bertahan, bek kanan dan pemain sayap
kanan. [2][3]
Gerrard, yang telah menghabiskan seluruh kariernya di
Anfield, membuat debut pada tahun 1998 dan
mendapat tempat permanen di tim utama pada tahun
2000, menggantikan Sami Hyypiä sebagai kapten tim
pada tahun 2003. Prestasinya bagi klub meliputi dua
Piala FA, tiga Piala Liga, dua Community Shields, satu
Liga Champions, satu Piala UEFA, dan dua Piala Super.
Gerrard membuat debut internasional pada tahun
2000, dan sejak itu mewakili Inggris di Kejuaraan
Eropa pada tahun 2000 dan 2004, serta Piala Dunia
2006 -di mana ia adalah pencetak gol terbanyak tim
dengan dua gol- dan Piala Dunia 2010, di mana ia
pertama kali menjadi kapten negaranya setelah
absennya kapten reguler Rio Ferdinand dalam
turnamen karena cedera.[4] Dia menjadi kapten Inggris
yang permanen sesaat sebelum Kejuaraan Eropa 2012,
[5] di mana ia diangkat dalam Tim UEFA dari Turnamen
[6] . Ia menjadi pemain keenam yang memenangkan
100 caps untuk Inggris pada tahun 2012, [7] dan saat
ini ada di peringkat ketiga di negara itu.
Gerrard telah digambarkan sebagai “salah satu
gelandang Inggris terbesar dalam sejarah, seorang
pemimpin sejati, dan seorang pelari tak kenal lelah
dengan visi yang luar biasa … dengan tembakan dari
jarak jauh yang ditakuti di seluruh dunia dan pencetak
gol produktif untuk seorang gelandang.” [8] Gerrard
datang sebagai pemain kedua setelah Kenny Dalglish
di ” 100 Players Who Shook The Kop “, dalam jajak
pendapat penggemar Liverpool, dan datang pertama
kali pada tahun 2013. [9][10] Zinedine Zidane
mengatakan pada tahun 2009 bahwa ia menganggap
Gerrard menjadi pemain sepak bola terbaik di dunia.
[11] Pada tahun 2005, Gerrard dihormati sebagai UEFA
Club Player of the Year dan memenangkan Ballon d’Or
Bronze Award . Ia juga telah ditunjuk untuk menjadi
PFA Team of the Year tujuh kali, UEFA Team of the
Year dan FIFA World XI sebanyak tiga kali, dan
menjadi PFA Players of the Year pada tahun 2006 dan
FWA Footballer of the Year pada tahun 2009. Dia
sampai saat ini adalah satu-satunya pesepakbola
yang pernah mencetak gol di Final Piala FA , Final Piala
Liga , Final Piala UEFA dan Final Liga Champions.[12]
Kehidupan awal
Gerrard mulai bermain bersama tim lokal, Whiston
Juniors. Dia mendapat perhatian dari pencari bakat
Liverpool dan bergabung dengan akademi junior The
Reds saat usianya 9 tahun. [13] Dia hanya bermain
dalam beberapa pertandingan, karena
perkembangannya yang lambat membuat dia hanya
bermain dalam 20 pertandingan saat berusia 14
hingga 16. [butuh rujukan ] Diusia 14, Gerrard
memperoleh kesempatan bertanding dengan beberapa
klub, termasuk Manchester United . Dalam
autobiografinya, dia mengatakan “untuk menekan
Liverpool agar memberi saya YTS kontrak.” selama
masa tersebut dia sempat mengalami kecelakaan yang
disebabkan garpu taman yang berkarat yang dapat
menyebabkan dia kehilangan jari kakinya. [14] Gerrard
menandatangani kontrak profesional pertamanya
bersama Liverpool pada 5 November 1997 .[14]
Karier Liverpool
Awal mula
Gerrard membuat debutnya bersama tim utama
Liverpool pada 29 November 1998 di babak kedua
menggantikan Vegard Heggem saat berhadapan
dengan Blackburn Rovers, dan penampilan pertamanya
sebagai starter terjadi dalam Piala UEFA melawan Celta
Vigo .[15] Sebagai penganti dari Jamie Redknapp yang
cedera, Gerrard bermain dalam 13 pertandingan untuk
Liverpool pada musim tersebut.[13]
Pada musim 1999-2000 manajer Gérard Houllier
menempatkan Gerrard berpasangan dengan Jamie
Redknapp sebagai gelandang tengah. Setelah menjadi
starter dalam 6 pertandingan awal, Gerrard diturunkan
ke dalam bangku cadangan saat derby lokal melawant
Everton .[14] Gerrard menggantikan Robbie Fowler pada
menit ke 66 namun kemudian dikeluarkan setelah
menerima kartu merah pertama dalam kariernya karena
pelanggaran terhadap pemain Everton Kevin Campbell
di menit ke 90. [16] Di musim tersebut, Gerrard
mencetak gol pertamanya untuk tim senior saat
menang 4–1 atas Sheffield Wednesday .[13]
Tulang belakangnya sering mengalami masalah. Pada
saat itu, banyak wartawan mengabarkan rumor,
sehingga fans sempat menduga bahwa mereka tidak
akan pernah melihat Gerrard menyelesaikan kompetisi.
Namun, manajer Gerard Houllier segera mengambil
langkah yang berguna serta membayar spesialis untuk
mengatasi masalahnya.list help. Setelah bekonsultasi
dengan konsultan olah raga (kesehatan) Hans-Wilhelm
Müller-Wohlfarth , [14] didiagnosisi bahwa masalah
Gerrard disebabkan oleh pertumbuhan yang telalu
cepat pada tulang belakangnya. [14] Setelah menjalani
perawatan dan Liverpool F.C. memastikan bahwa
masalah ini tidak akan muncul kembali. Namun
kemudian Gerrard mengalami masalah di
selangkangannya, dan membutuhkan empat kali
operasi untuk mengatasi masalah ini. [14] Kemudian
dia pergi ke seorang spesialis asal Perancis untuk
mengatasi masalah dengan cederanya, yang
diakibatkan pertumbuhan yang terlalu cepat dan
terlalu sering bermain bola saat kecil. [17]
Perjuangan dan ketidakpastian
Di musim “treble” 2001, Gerrard meningkat menjadi
pemain yang berpengaruh di tim Liverpool dimana dia
menjadi semakin matang dan permasalah dan dengan
cederanya semakin berkurang. Dia menjadi bagian
penting saat Liverpool bertanding dalam musim
kompetisi 2001-2002 dimana dalam klansemen akhir,
Liverpool menempati peringkat kedua dengan raihan
nilai terbanyak dalam satu dekade terakhir. Selama
musim tersebut, Houllier mengalami masalah dengan
kesehatan jantung yang mengharuskannya untuk
menjalani operasi. Pada saat Liverpool diprediksi
untuk kembali berkibar dalam pesepakbolaan Inggris,
namun setelah Houllier sakit, Liverpool mengalami
kemerosotan. Penampilan tim kembali meningkat
setelah Gerrard dan Michael Owen menjadi bintang
yang menjadi inspirator untuk meraih kemenangan.
Gelar
Bersama Liverpool
Juara Liga Champions UEFA: (1): 2004–05
Juara Piala FA : (2): 2000–01, 2005–06
Juara Piala Liga Inggris : (3): 2000–01, 2002–03,
2011–12
Juara FA Community Shield: (2): 2001, 2006
Juara Piala UEFA: (1): 2000–01
Juara Piala Super UEFA: (2): 2001, 2005

image

Liverpool Football Club (dikenal pula
sebagai Liverpool atau The Reds) adalah sebuah
klub sepak bola peserta Liga Utama Inggris. Liverpool
adalah klub tersukses dalam sejarah persepakbolaan
Inggris yang bermarkas di kotaLiverpool. Liverpool telah
memenangkan 5 trofi Liga Champions (dulu Piala
Champions), yang merupakan rekor Inggris.18 gelar Liga
Inggris, 7 Piala FA, serta, 7 kali juara Piala Liga. Stadion
mereka berada di Anfield, yang terletak sekitar 4,8 km dari
pusat kota Liverpool.
Sejarah
Kejayaan Liverpool bersama Bill Shankly dilanjutkan Bob
Paisley yang pada saat itu berusia 55 tahun. Dia menjabat
sebagai manajer Liverpool FC dari tahun 1974 sampai
1983 dan hanya pada awal tahun Bob Paisley tidak dapat
memberikan gelar untuk Liverpool FC. Selama 9 tahun Bob
Paisley menjabat sebagai manajer Liverpool FC, beliau
memberikan total 21 tropi, termasuk 3 Piala Champion, 1
Piala UEFA, 6 juara Liga Inggris dan 3 Piala Liga secara
berturut-turut. Dengan semua gelar itu tidak salah bila
Bob Paisley menjadi manajer tersukses yang pernah
menangani klub Inggris. Tidak hanya sukses memberikan
gelar untuk Liverpool FC, tetapi Bob Paisley juga sukses
dalam melakukan regenerasi di tubuh Liverpool FC dengan
tampilnya para bintang muda seperti: Graeme Souness,
Alan Hansen, Kenny Dalglish dan Ian Rush. Walaupun Bob
Paisley akan mewariskan sebuah skuat muda yang sangat
hebat dan berbakat, tetapi dengan semua torehan gelar itu
akan menjadi sangat berat buat siapapun penerusnya.
Sebagai penerus Bob Paisley yang pensiun di tahun 1983,
Joe Fagan yang pada saat itu berusia 62 tahun, berhasil
mempersembahkan treble buat Liverpool yaitu juara Liga,
juara Piala Liga dan juara Piala Champion. Raihan ini
menjadikan Liverpool FC sebagai klub sepakbola Inggris
yang berhasil meraih 3 gelar juara sekaligus dalam 1
musim kompetisi. Sayangnya, catatan keemasan itu sedikit
ternoda oleh insiden di stadion Heysel. Insiden yang
terjadi sebelum pertandingan final Piala Champion antara
Liverpool FC dan Juventus ini menewaskan 39 orang,
sebagian besar adalah pendukung Juventus. Insiden ini
mengakibatkan pelarangan bagi semua klub sepakbola
Inggris untuk berkompetisi di Eropa selama 5 tahun. Dan
Liverpool FC dilarang mengikuti semua kompetisi Eropa
selama 10 tahun yang akhirnya dikurangi menjadi 6
tahun.
Pada masa kepemimpinan Kenny Dalglish, Liverpool FC
dibawa menjadi juara Liga Inggris sebanyak 3 kali dan
juara Piala FA sebanyak 2 kali, termasuk gelar ganda juara
Liga Inggris dan juara Piala FA pada musim kompetisi
1985/86. Bila tidak terkena sangsi dari UEFA, bisa
dipastikan Liverpool FC menjadi penantang serius untuk
merebut Piala Champion pada saat itu. Kesuksesan
Liverpool FC di masa kepemimpinan Kenny Dalglish
kembali dibayangi kejadian mengerikan lainnya yaitu
Tragedi Hillsborough. Pada pertandingan semi-final Piala
FA melawan Nottingham Forrest tanggal 15 April 1989,
ratusan penonton dari luar stadion memaksa masuk ke
dalam stadion yang mengakibatkan Liverpudlian yang
berada di tribun terjepit pagar pembatas stadion. Hal ini
mengakibatkan 94 Liverpudlian meninggal di tempat
kejadian, 1 Liverpudlian meninggal 4 hari kemudian di
rumah sakit dan 1 Liverpudlian lainnya meninggal dunia
setelah koma selama 4 tahun. Akibat Tragedi Hillsborough
ini pemerintah Inggris melakukan penelitian kembali
mengenai faktor keamanan stadion sepakbola di
negaranya. Dikenal dengan sebutan Taylor Report,
menyebutkan bahwa penyebab dari Tragedi Hillsborough
ini adalah faktor penonton yang melebihi kapasitas
stadion karena kurangnya antisipasi dari pihak keamanan.
Akhirnya pemerintah Inggris mengeluarkan undang-
undang yang mewajibkan setiap klub divisi I Inggris untuk
meniadakan tribun berdiri. Setelah menjadi saksi hidup
dari tragedi mengerikan Heysel dan Hillsborough, ‘King’
Kenny Dalglish tidak pernah bisa lepas dari trauma yang
menghinggapi dirinya. Akhirnya pada tanggal 22 Februari
1990 beliau mengumumkan pengunduran dirinya sebagai
manajer Liverpool FC. Pengumuman yang sangat
mengejutkan dunia sepakbola pada saat itu, karena
Liverpool FC sedang bersaing ketat dengan Arsenal dalam
perebutan gelar Liga Inggris. Alasan yang disebutkan oleh
Kenny Dalglish pada saat itu adalah tidak bisa lagi
menghadapi tekanan dalam menahkodai Liverpool FC.
Selama beberapa minggu Liverpool FC ditangani oleh
pelatih tim utama Ronnie Moran sebelum akhirnya
Liverpool FC menunjuk Graeme Souness sebagai manajer
berikutnya. ‘King’ Kenny Dalglish kemudian dikenang
sebagai legenda terhebat Liverpool FC karena sangat
sukses baik sebagai pemain maupun manajer.
Perginya ‘King’ Kenny Dalglish dan 2 tragedi yang
mengerikan ( Heysel dan Hillsborough ) sepertinya
memberikan trauma, hukuman atau kutukan yang
mendalam bagi Liverpool Football Club. Kedatangan
Graeme Souness pun tidak mengubah peruntungan
Liverpool FC. Walaupun Souness bisa memberikan gelar
Piala FA pada tahun 1992, tetapi dengan kebijakan
transfer pemain yang kurang baik dan penerapan strategi
yang sedikit membingungkan menjadikan Liverpool tampil
tidak konsisten pada musim itu. Hal lain yang
memperburuk hubungan Souness dan Liverpudlian adalah
ketika Souness menceritakan proses pemulihan
kesehatannya pasca operasi jantung kepada koran The
Sun. Seperti diketahui bahwa masyarakat di Merseyside
memboikot koran The Sun yang sering memojokkan
Liverpudlian mengenai tragedi Hillsborough. Pada 28
Januari 1994 Graeme Souness akhirnya mengundurkan diri
sebagai manajer Liverpool FC setelah tersingkir dari Piala
Liga dan Piala FA. Pelatih Roy Evans ditunjuk sebagai
manajer Liverpool FC selanjutnya. Liverpool FC berada di
urutan ke 8 klasemen hasil terburuk selama 29 tahun
terakhir. Walaupun secara raihan gelar juara Graeme
Souness tidak sukses, tetapi pada masa kepemimpinannya
banyak lahir talenta muda diantaranya : Robbie Fowler,
Steve McManaman, Jamie Redknapp, Rob Jones dan David
James.
Manajer Liverpool selanjutnya adalah pelatih senior Roy
Evans yang sudah bersama Liverpool FC selama lebih dari
30 tahun. Pada musim 1994/95 Liverpool menduduki
peringkat 5 Liga Primer Inggris dan berhasil menjuarai
Piala Liga dengan mengalahkan Bolton Wanderers dengan
skor 2-1. Roy Evans berhasil mengembalikan ciri khas
permainan Liverpool yaitu ‘pass and move’. Tetapi
permainan apik dan indah Liverpool FC pada masa ini
tidak diimbangi determinasi dan agresifitas yang memadai
dari para pemainnya, sehingga Liverpool pada masa Roy
Evans sering disebut ‘Spice Boys’. Selain semakin
matangnya pemain seperti : Robbie Fowler, Steve
McManaman dan Jamie Redknapp, pada masa kepelatihan
Roy Evans muncul bakat muda bernama Michael Owen
yang berhasil mencetak 18 gol dan menjadi PFA Young
Player of the Year Award pada tahun 1998.
Pada musim kompetisi 1998/99 Liverpool FC menarik
pelatih asal Prancis Gerard Houllier untuk berpartner
dengan Roy Evans sebagai ‘joint manager’. Pada tahun ini
Liverpool FC berhasil meraih Piala Liga, Piala FA, Piala
UEFA, Piala Charity Shield dan Piala Super UEFA.
Keberhasilan ini memunculkan secercah harapan bagi
Liverpool untuk dapat meraih gelar juara Liga Inggris yang
terakhir diraih pada tahun 1990. Pada tahun 2003
Liverpool FC berhasil meraih Piala Liga dan menduduki
peringkat ke 4 pada musim 1993/94 sehingga berhak
mengikuti kualifikasi Liga Champions. Walaupun berhasil
memberikan sejumlah gelar buat Liverpool FC, tetapi taktik
bertahan yang diterapkan Gerard Houllier dianggap tidak
bisa bersaing untuk meraih gelar Liga Inggris. Taktik
bertahan dan mengandalkan serangan balik sangat mudah
diantisipasi oleh lawan, sehingga pada 24 Mei 2004
Gerard Houllier digantikan oleh Rafael Benitez.
Rafael Benitez datang ke Liverpool FC setelah berhasil
membawa Valencia menjadi juara Liga Spanyol 2 kali dan
juara Piala UEFA. Harapan Liverpudlian untuk menjadi juara
Liga Inggris kembali membumbung tinggi setelah Benitez
berhasil membawa Liverpool FC menjuarai Liga Champions
untuk yang ke 5 kalinya. Pada final yang dikenang sebagai
partai terhebat sepanjang masa, Liverpool FC berhasil
mengalahkan AC Milan setelah tertinggal 0-3 di babak
pertama. Tetapi gol dari kapten Steven Gerrard, Vladimir
Smicer dan penalti Xabi Alonso berhasil membawa
Liverpool FC ke babak perpanjangan waktu dan adu
penalti. Kiper Liverpool FC Jerzy Dudek menjadi pahlawan
setelah berhasil menahan tendangan penalti Shevchenko.
Kemenangan pada partai final Liga Champions inilah yang
menjadi alasan kapten dan legenda hidup Liverpool FC
Steven Gerrard untuk tidak pindah ke klub lain. Keputusan
yang disambut gembira oleh para Liverpudlian. Liverpool
FC kemudian dibawa Rafael Benitez untuk menjadi juara
Piala Super Eropa dengan mengalahkan juara Piala UEFA
CSKA Moskow dengan skor 3-1. Piala FA tahun 2006
menjadi piala terakhir yang dipersembahkan oleh Rafael
Benitez untuk Liverpool FC. Dalam perjalanan menuju final
piala FA, Liverpool FC mengalahkan Luton Town dengan
skor 5-3, MU 1-0, Birmingham City 7-0 dan mengalahkan
Chelsea 2-1 di semi-final. Di partai final Liverpool FC
berhasil mengalahkan West Ham United dengan Steven
Gerrard sebagai Man Of The Match. Steven Gerrard
memberi umpan untuk gol pertama, melakukan tendangan
voli untuk gol ke 2 dan melakukan tendangan jarak jauh
yang fenomenal pada menit ke 91. Dengan skor 3-3
akhirnya pertandingan dilanjutkan dengan babak
perpanjangan waktu dan adu penalti. Walaupun selama
pertandingan kiper Pepe Reina beberapa kali melakukan
kesalahan fatal, tetapi pada saat adu penalti berhasil
menahan 3 dari 4 tendangan pemain West Ham United.
Final Piala FA ini disebut sebagai ‘Final-nya Gerrard’ dan
dicatat sebagai partai final terbaik di era modern Piala FA.
Setelah memenangi Piala Community Shield tahun 2006
dan berhasil mencapai final Liga Champions 2007, musim-
musim berikutnya menjadi musim tanpa gelar bagi Rafael
Benitez dan Liverpool FC. Satu-satunya kabar yang
menggembirakan bagi Liverpudlian adalah kembalinya
‘King’ Kenny Dalglish untuk membidani Liverpool FC
Youth Academy pada tahun 2009. Akhirnya Rafael Benitez
berhaenti pada tanggal 3 Juni 2010 dan digantikan oleh
Roy Hodgson. Pada masa kepemimpinan Rafael Benitez,
Liverpool FC mengalami 2 kali peralihan kepemilikan klub.
Yang pertama pada tahun 2007 ketika dibeli oleh George
Gillett and Tom Hicks dan pada tahun 2010 ketika
Liverpool FC di ambil alih New England Sports Ventures
milik John W. Henry.
1 Juli 2010 Roy Hodgson resmi menangani Liverpool FC
selama tiga tahun. Pada keterangan pers Roy Hodgson
mengatakan sangat bangga bisa menangani klub sebesar
Liverpool FC dan tidak sabar untuk bertemu dengan para
pemain, Liverpudlian dan ingin segera bekerja di Melwood.
Tetapi situasi di Liverpool FC pada saat itu masih sangat
tidak menentu karena sedang dalam masa peralihan
kepemilikan. Hiruk pikuk berita tentang kebangkrutan klub
dan proses peralihan yang berkepanjangan sangat
memengaruhi suasana di Liverpool FC pada saat itu.
Liverpool FC pun akhirnya mengawali musim 2010/11
dengan sangat buruk. Sampai pertengahan bulan Oktober
Liverpool FC berada di zona degradasi dan kalah dari klub
divisi II Northampton Town.
Tepatnya 8 Januari 2011 ‘King’ Kenny Dalglish resmi
menjabat sebagai manajer Liverpool FC untuk yang ke 2
kalinya.
Lambang
Lambang ‘Liver Bird’ pertama kali muncul di seragam
Liverpool FC pada partai final Piala FA tahun 1950.
Lambang yang secara signifikan telah menjadi bagian dari
perjalanan panjang Liverpool FC. Lambang Liverpool ini
mengalami perubahan pertama pada musim kompetisi
1955/56 dimana gambar ‘Liver Bird’ berada di dalam
lingkaran ouval dan tulisan L.F.C berada di bawah ‘Liver
Bird’. Lambang versi ini bertahan sampai tahun 1968.
Pada tahun 1968 diambil keputusan untuk
memperkenalkan lambang klub yang lebih modern.
Lambang ‘Liver Bird’ langsung disulam ke seragam pemain
dengan menyingkirkan garis pijakan pada kaki ‘Liver Bird’
dan menghilangkan lingkaran ouval. Lambang ini bertahan
sampai tahun 1987, dimana pada tahun 1985 sponsor
seragam berubah dari UMBRO kepada ADIDAS.
Seiring dengan perubahan sponsor seragam, maka
lambang Liverpool pada tahun 1987 mengalami perubahan
yang ke 3. Lambang ‘Liver Bird’ kembali berada di dalam
tameng seperti lambang Liverpool FC yang pertama, tetapi
kali ini penulisan Liverpool Football Club di bawah ‘Liver
Bird’ tidak di singkat. Lambang ini bertahan sampai tahun
1992, dimana Liverpool FC akan mengadakan perayaan
hari jadi yang ke 100 tahun.
Untuk merayakan 100 tahun Liverpool FC, lambang klub
mengalami perubahan yang cukup signifikan. Penambahan
ornamen ‘Shankly Gates’ dengan tulisan ‘You’ll Never Walk
Alone’ di atas tameng ‘Liver Bird’ dimaksudkan untuk
mengingatkan jasa manajer Bill Shankly yang telah
menjadi pondasi kokoh bagi Liverpool FC. Di dalam
tameng terdapat tulisan Liverpool Football Club 100 tahun
dan lambang ‘Liver Bird’. Kemudian di bawah tameng ada
tulisan angka 1892-1992.
Tahun 1993 lambang klub kembali berubah dengan
penambahan kobaran api kembar di kedua sisi tameng
‘Liver Bird’. Kobaran api kembar ini untuk mengenang para
Liverpudlian yang menjadi korban pada tragedi
Hillsborough. Lambang Liverpool terakhir ini tidak banyak
mengalami perubahan sampai dengan tahun 1999.
Lambang Liverpool FC yang sekarang ini dibuat pada
tahun 1999 hanya dengan komposisi 2 warna. Tetapi sejak
tahun 2002, lambang Liverpool FC dibuat dengan ‘full
colour’ seperti sekarang ini.
Pemasok Kostum
1973–1985: Umbro
1985–2006: Reebok
2006–2012: Adidas
2012–: Warrior
Pemasok Sponsor
1892–1979: Tanpa sponsor
1979–1981: Hitachi
1981–1989: Crown Paints
1989–1992: Candy
1992–2010: Carlsberg
2010–2014: Standard Chartered
[sunting]Era keemasan
Liverpool sangat dominan pada tahun 1970-an dan 1980-
an. Pemain-pemain yang terkenal pada masa ini
termasuk Ray Clemence, Mark Lawrenson, Graeme
Souness, Ian Callaghan, Phil Neal, Kevin Keegan, Alan
Hansen, Kenny Dalglish (102 cap), dan Ian Rush (346 gol)
Liverpool meraih era terbaiknya saat masih dikepalai
oleh Bill Shankly. Pelatih ini kemudian menjadi legenda
Liverpool. Ia sangat dihormati karena berhasil membawa
Liverpool kembali ke divisi satu setelah sebelumnya
mendekap di divisi dua selama 8 musim. Untuk
menghormati jasanya, dibuatlah patung Bill Shankly di
pintu masuk Anfield.
[sunting]Tragedi
Klub ini juga terlibat dalam dua tragedi besar dalam sepak
bola Eropa, yaitu dalam Tragedi Heysel pada 1985 dan
Tragedi Hillsborough pada1989. Tragedi Heysel
mengakibatkan klub-klub dari Inggris dilarang tampil di
ajang kejuaraan Eropa selama 5 tahun.
[sunting]Treble
Liverpool berhasil mendapatkan treble winner, Liverpool
mendapatkan dua gelar domestik (Piala Liga dan Piala FA)
dan Piala UEFA pada musim 2000/01. Meskipun begitu,
memenangi treble bukanlah hal yang baru bagi mereka.
Pada 1984 mereka menjadi juara Piala Champions, Piala
Liga dan Liga Inggris.
[sunting]Skuat
Per 15 Juli 2011. [1]
[sunting]Tim utama
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai
dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai
lebih dari satu kewarganegaraan.
No.Pos.Nama1 GK Brad Jones 2 DF Glen Johnson 3 DF
José Enrique 5 DF Daniel Agger 6 DF Fábio Aurélio 7 FW
Luis Suárez 8 MF Steven Gerrard 9 FW Andy Carroll 11 MF
Maxi Rodríguez 12 FW Daniel Pacheco 14 MF Jordan
Henderson 16 DF Sebastián Coates 18 FW Dirk Kuyt 19 MF
Stewart Downing No.Pos.Nama20 MF Jay Spearing 21 MF
Lucas Leiva 22 DF Danny Wilson 23 DF Jamie
Carragher (wakil kapten) 25 GK Pepe Reina 26 MF Charlie
Adam 32 GK Doni 33 MF Jonjo Shelvey 34 DF Martin Kelly
37 DF Martin Škrtel 38 DF John Flanagan 39 FW Craig
Bellamy 49 DF Jack Robinson
Cadangan
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai
dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai
lebih dari satu kewarganegaraan.
No.Pos.Nama30 FW Jesús Fernández Sáez (Suso) 31 MF
Raheem Sterling 35 DF Conor Coady 39 FW Nathan
Eccleston No.Pos.Nama47 DF Andre Wisdom — FW David
Amoo — DF Emmanuel Mendy — MF Michael Roberts
]Dipinjamkan
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional pemain sesuai
dengan peraturan FIFA. Pemain dapat saja mempunyai
lebih dari satu kewarganegaraan.
No.Pos.Nama41 GK Martin Hansen (ke Bradford
City hingga 27 Agustus 2011) – DF Stephen
Darby (ke Rochdale hingga akhir musim 2011—2012)
No.Pos.Nama- GK Péter Gulácsi (ke Hull City hingga akhir
musim 2011—2012) – FW Villyan Bijev (ke Racing
Genk hingga akhir musim 2011—2012) 10 MF Joe Cole |
other=ke Lille hingga 2012}} 15 MF Alberto Aquilani |
other=ke Ac Milan hingga 2012}}

image

Lirik Lagu Killing Me Inside – Young Blood
My self is all that I could find
A space full of lies in the places of life
Integrity
In the lost society
It will never find a way
Till we break all the lies
Remember
And I can’t be the only one to hear
What if I can’t see the light
Confusion
The more I know, the more I’m craving in
For a revolution
This is a call to all a humanity
Don’t buy what isn’t real
Stop talking about all the nonsense
Start talking about the future
Let’s take it back to the beginning
Let’s do the work together now
I’ll try to find you
No matter how I’ll cross the line
The answer lies in dormant deep inside
I’ll fill my hollow
Emotions, I will make amends
To believe in something pure
Dormant inside
Young blood
The edge of a knife
The fact has been played
We refuse to believe
Remember
The more I know, the more I’m craving in
For a revolution
The future is ours to believe
A vision of life
I’ll try to find you
No matter how I’ll cross the line
The answer lies in dormant deep inside
I’ll fill my hollow
Emotions, I will make amends
To believe in something pure
Hide inside the broken walls
Walk away from nothingness
RISE!
We’re gonna rise into the storm
We’re gonna rise into the storm
I’ll try to find you
No matter how I’ll cross the line
The answer lies in dormant deep inside
I’ll fill my hollow
Emotions, I will make amends
To believe in something pure
Young blood
The edge of a knife

Tag Cloud